30 Desember 2008

SELAMAT TAHUN BARU



SELAMAT TAHUN BARU 2009

HAPPY NEW YEAR 2009

SEMOGA DI TAHUN 2009 KITA SELALU MENDAPAT HAL YANG BAIK

25 Desember 2008

SELAMAT HARI NATAL

SELURUH JAJARAN PENGURUS OSIS SMK NEGERI 1 PURWOREJO MENGUCAPKAN :

SELAMAT HARI NATAL

SEMOGA TUHAN SELALU MEMBERI KASIH TERHADAP KITA

MERRY CHRISTMAS



Purworejo, 25 Desember 2008

S W E E T S E V E N T E E N


Bagi kamu yang remaja, masa-masa remaja adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Dalam rentang waktu itu, kamu banyak mengalami perubahan baik fisik maupun psikis. Namun perubahan yang dominan adalah perubahan fisik. Bahkan menurut Psikolog, pertumbuhan secara fisik merupakan proses primer. Sedangkan perubahan secara psikologis antara lain diakibatkan dari perubahan fisik tadi. Tubuh yang mulai tumbuh dan berubah membuat kamu merasa terkesan bahkan bisa merasa kaget sendiri. Bagi yang laki-laki suaranya mulai berubah menjadi tambah berat. Bulu-bulu bertabur di wajah, dada, ketiak dan sekitar alat vital. Otot-otot berkembang seiring pertambahan panjang tulang tubuh. Sedangkan bagi mereka yang perempuan, organ-organ reproduksi menjadi matang, kulit bertambah halus, dan bagian-bagian tubuh tumbuh menuju bentuk wanita dewasa. Nah, repot gak. Fisik kamu mencirikan orang dewasa, sementara secara emosi sepertinya belum tuh...


Kalau tidak bijak menghadapi itu semua, bisa-bisa pertumbuhan yang normal ini menjadi masalah buat kamu. Kadang muncul rasa canggung dan minder. Kecanggungan yang terjadi terutama disebabkan keharusan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan pada dirinya. Apalagi jika itu adalah perubahan yang mencolok. Pada laki-laki, mungkin ia akan merasa minder saat wajahnya sudah ditumbuhi bulu lebat sementara teman-teman disekitarnya masih berwajah mulus. Sedangkan wanita yang mendapat haid pertama mungkin akan kebingungan dengan apa yang terjadi pada dirinya. Sumber potensi masalah lainnya terletak pada gejolak yang muncul dari dalam. Fisik yang berkembang ternyata juga diikuti oleh tumbuhnya dorongan-dorongan yang menyertai akibat proses kimiawi dalam tubuh. Dorongan itu terutama adalah ketertarikan kepada lawan jenis yang amat kuat. Kamu juga jadi mudah terangsang secara erotis. Nah, kalau ini tidak dikontrol secara hati-hati, bisa berabe urusannya. Masa depan bisa hancur.... Selain itu semua, ada lagi lainnya dan yang ini agak menyebalkan, yaitu kamu jadi agak egois. Kepekaannya berlebihan. Akibatnya orang dewasa susah untuk mengerti remaja, begitu juga sebaliknya. Ini yang kadang jadi biang sebab pertempuran, eh salah.... pertengkaran. Dalam keluarga, remaja juga berpotensi terlibat dalam konflik. Biasanya terjadi antara remaja dengan orang tuanya atau dengan anggota keluarga yang sudah dewasa. Di satu sisi remaja ingin menjadi mandiri namun di lain sisi mereka mesti mengikuti apa kata orang tua mereka. Apalagi tingkat ketergantungan terhadap ortu masih sangat tinggi. Kawan, semua perubahan diri seperti di atas akan kamu alami bahkan sebelum kamu 17 tahun. Jadi tidak mesti menunggu sweet seventeen dulu untuk menuju dewasa. Ada yang umur 14 tahun sudah mimpi basah atau haid, yang berarti telah memasuki proses perubahan diri menuju kedewasaan. Nah, dalam Islam bagi yang telah mengalami “peristiwa mimpi basah” (ihtilam) ataupun haid maka mereka telah memasuki masa baligh.


Pintu itu adalah Baligh Kalo kamu merasa dewasa pada saat udah umur 17, telat tuh. Seperti udah kita bahas di atas bahwa fakta membuktikan kedewasaan fisik maupun psikis dapat datang sebelum itu. Walaupun tentu saja tingkat kedewasaan kamu akan terus bertambah seiring umur dan pengalaman. Jika kata dewasa biasanya disandingkan dengan tanggung jawab dan kewajiban, maka dalam konsep Islam ada pintu gerbang lain menuju hal tersebut. Tapi bukan umur yang mesti 17 tahun lho. Melainkan sesuatu yang dinamakan baligh. Hayo, apa itu. Pasti kamu udah sering dengar. Kata baligh sering disandingkan dengan kata ”akil”. Nambah istilah lagi nih. Tapi gak papa, mari bahas satu persatu. Akil merupakan istilah untuk orang yang sudah mencapai tamyiz yaitu ukuran usia dimana seseorang dapat membedakan baik dan buruk serta memiliki kemampuan nalar yang cukup dan normal. Dari pengertian ini, anak kecil dan orang idiot berarti tidak termasuk. Sedangkan baligh adalah istilah untuk orang yang sudah mulai sempurna organ seksual dan organ reproduksi. Pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah yakni mekanisme keluarnya sperma secara ilmiah yang didahului dengan mimpi erotis. Sedangkan pada perempuan ditandai dengan haid pertama kali, istilahnya menarche. Jadi akil baligh bisa dikatakan periode dimana seseorang sudah matang secara fisik maupun fikiran menuju kedewasaan. Baligh dalam Islam sebenarnya merupakan konsep yang amat penting. Tapi sayang sering diremehkan. Kenapa penting?. Karena setelah baligh seorang muslim laki-laki atau perempuan telah dibebankan kewajiban syar'i. Rasulullah Saw pernah bersabda; “diangkat pena (tidak dikenakan kewajiban) pada tiga orang; orang yang tidur hingga bangun, anak kecil hingga ihtilam (keluar mani karena mimpi atau sebab lain) dan orang gila hingga berakal. HR. Abu Dawud. Dapat dipahami disini, dimana masa setelah baligh merupakan detik dimana anak manusia dianggap layak dan mampu melaksanakan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya. Dosa dan pahalapun sudah diperhitungkan. Oleh karena itu sudah seharusnya orang yang akan akil baligh telah melengkapi dirinya dengan ilmu dan pengetahuan yang fardhu 'ain. Ia harus paham rukun iman dan rukun islam. Selain itu harus mengenal Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab, dan rasul-Nya. Harus tahu persoalan shalat, dapat membaca al-quran, berwudhu dan mensucikan najis. Dan juga mesti memahami tentang akhlak baik maupun buruk. Disinilah letak persoalan yang besar namun kerap dianggap remeh kebanyakan kaum muslimin sekarang. Sebelum baligh, seseorang mesti dipersiapkan pengetahuan-pengetahuan dan ilmu-ilmu yang nanti wajib dikerjakannya setelah baligh. Kemudian saat baligh ia tidak lagi mencari-cari tahu apa yang jadi kewajiban. Melainkan tinggal menjalankan kewajiban. Namun bukan berarti sebelum baligh seseorang tidak beramal apapun. Hanya saja, perhitungan pahala dan dosa bahkan sanksi secara hukum dimulai saat baligh tiba. Malah untuk persoalan sholat, Rasulullah Saw memerintahkan orang tua agar menyuruh anaknya yang telah berumur tujuh tahun untuk sholat. Jika umur 10 tahun tidak mau sholat maka diperbolehkan untuk dipukul. Kaidah ini sebenarnya mengisyaratkan bahwa umur 10 tahun, segala hal yang berkaitan dengan sholat mesti telah selesai dipelajari. Dalam perintah sholat terkait dengan pengetahuan dan keterampilan lain sebagai pelengkap perintah sholat, antara lain; dapat membaca Alquran, dapat berwudhu dan bersuci dari najis. Hal yang wajib, sunnah serta rukun dan syarat sholat mestinya otomatis telah diketahui. Jika umur 10 tahun saja, ilmu kelengkapan bagi seorang muslim sudah seperti itu bagaimana kalo sudah baligh. Jangan bayangkan yang susah-susah ya. Hehehe. Tapi beneran lho, kalo kita udah baligh ilmu yang fardhu 'ain mesti dikuasai karena tugas kita adalah melaksanakan. Yang prioritas dikuasai adalah ilmu-ilmu mendasar dalam Islam. Tapi bukan berarti kita tidak belajar lagi setelah baligh, melainkan belajarnya sudah pada level yang lebih tinggi. Pantaslah pada masa kejayaan Islam, para pemuda Islam adalah pemuda yang berkualitas. Kepribadiannya dihiasai dengan ilmu yang mendalam karena sejak kecil telah dikondisikan dan dipersiapkan dengan baik oleh orang tuanya sesuai ajaran islam. Tidak hanya ilmu-ilmu agama lho, tapi zaman keemasan itu telah melahirkan ilmuwan-ilmuwan unggul dalam matematika, kimia astronomi dan kedokteran. Dalam ranah sosial dikenal ahli sosiologi, militer, ekonomi, perdagangan dan politik. Itu semua karena pengkondisian sejak kecil. Berbeda ya dengan kita sekarang. Orang-orang tua aja masih belajar tata cara sholat atau berwudhu yang benar. Padahal kan seharusnya udah kelar sebelum baligh. Gimana mau belajar ilmu yang levelnya lebih tinggi seperti mengatur ekonomi, cara berpolitik dan ber-pemerintahan, ataupun belajar sistem peradilan dalam Islam.
yang Muda yang Berkarya

Last but not least, bagi kamu yang muda belajar udah jadi kewajiban. Tak ada kata terlambat. Karena menuntut ilmu itu dari buaian hingga ke liang kubur lho. Kalo udah baligh jangan lupa kewajiban. Ingat, pena yang nulis segala amal udah mulai jalan. Gak perlu lagi nunggu 17 tahun. Takutnya udah “terlambat”, hehehe bukannya doain. Soalnya kita gak tau kapan umur berlalu dan habis. Umur 17 gak ada hubungannya dengan boleh tidaknya pacaran atau boleh ngerokok atau boleh nonton film 17+. Yang jadi ukuran boleh tidaknya adalah halal dan haram menurut Islam. Umurmu yang masih muda justru potensi untuk berkarya. Fisik masih dalam kondisi yang optimal. Semangat anak muda sudah jadi jaminan kuatnya tekad. Apalagi anak muda jiwanya kreatif, gak mau terkungkung. Sifat dasarnya agresif, dinamis, inovatif dan progresif (ngerti gak?hehe). Ini bukan sekedar manas-manasin anak muda. Sejarah mencatat bahwa kebangkitan umat memang tidak pernah lepas dari kiprah para pemudanya. Kalo gak percaya liat aja buku sejarah. Akan tetapi kemunculan pemuda-pemuda berkualitas tidaklah serta merta. Mereka lahir dari keluarga-keluarga yang memang mempersiapkan anak-anaknya dengan baik. Konsepnya dengan Islam. Selain itu, para pemuda juga dijaga oleh lingkungan. Lingkungan yang baik tentunya. Jika mulai menyimpang, maka akan ada teguran dan nasehat atau kalau perlu diberi sanksi. Dan kalau kita mengharapkan kemunculan generasi-generasi pemuda Islam yang bekualitas maka konsep lahirnya generasi tersebut mestilah dari Islam.

TOSS BUAT DIKLAT


Baru-baru ini TOSS (theatre of state vocational high school 1 purworejo) buat DIKLAT TOSS yang dilaksanakan pada 19-20 Desember 2008 kemarin. Acaranya seru banget, ada teorinya, ada preakteknya, ada sukanya, ada dukanya. Yang paling asyik ya perjalanan asyik pukul 02.30 WIB, disitu peserta disuruh ngelaksanaain tugas dari panitia, kayak cari kertas yang bertuliskan namanya, out bond lompat dinding setinggi 1,5 meter biar kagak ngantuk, terus menerobos susunan kursi, goyang ala dewi persik, ira swara, inul. asyik banget pokoke, juga disuruh modelling, terus merayap deh...

Asyik banget, lucu, gokil, menambah keakraban juga lho. Dan ada juga acara serah terima jabatan pengurus karya baru yang ditandai dengan drama, disitu ketiga kandidat pemimpin TOSS disuruh berdialog, terus dipilih pembina untuk ikut masuk ke gerbang TOSS.

Terpilihlah Hery Miswan XI TMO menjadi pemimpin TOSS yang baru dan Dwi Heriyanto X T.Pemesinan jadi wakilnya serta Dwi Hardiyantoro XI TMO jadi Sekretaris Karya.
Untuk Pawit Sasono dan Dinda Kamila XI dan X T. Sipil Selamat ya dah dapat door prize, juga Erna Sari XI TPTL-C dan Dwi Heriyanto lagi dari X T. Pemesinan juga dapat door prize.


POKOKE jaya selalu TOSS SMEKZA.



SALAM TOSS! JOSS!

PEMENANG SMEKZA AWARD


INSAN INTELEGENSIA
CAHYO EKO ERDI SULISTYO (III TEKNIK SIPIL)

INSAN TELADAN
JUMALI (III TEKNIK PEMESINAN)

INSAN SENI DAN OLAHRAGA
SHOLECH SYAEBANI (III TPTL-A)

INSAN FAVORIT
BAMBANG SOEBANDRIO (Guru Produktif Bangunan)

STUDENT ACHIEVEMENT AWARD
MUHAMMAD KHOIRUL HUDA (III TEKNIK PEMESINAN)

TEACHER ACHIEVEMENT AWARD
Drs. M. BUDI PRASTOWO (Guru Bahasa Inggris)

KEBIJAKAN KEPSEK TTG KETUA OSIS


Kebijakan Kepala SMK Negeri 1 Purworejo terhadap pemilihan KETUA OSIS yakni Ketua OSIS harus dari kelas XI tidak mungkin seorang ketua OSIS berasal dari kelas X yang belum benar mengerti tentang SMEKZA tercinta.
Apabila kejadian tahun lalu benar terjadi lagi maka kepsek akan mengeluarkan keputusan. Entah keputusan apa yang akan dikeluarkan.
Ketua OSIS diharapkan dapat memberi contoh dan dapat membuat hal yang inovatif untuk membuat SMEKZA tetap jaya.

SIAPA KETUA OSIS YANG BARU?

WHO BE THE NEXT?
siapa ketua OSIS SMEKZA yang baru


APA PROKER YANG DIUNGGULKAN?
APA TINDAKAN UNTUK SMEKZA?
AKANKAH BUAT GEBRAKAN?

IDOLA CILIK 2008

DUKUNG AGNI CAH PURWOREHO
CARANYA KETIK : IC (spasi) AGNI
kirim ke : 6288

YANG BANYAK.